Skip to main content

Tips Agar Rumah Selalu Tampil Rapi Meski Dilakukan Sendiri


Ketidakhadiran asisten rumah tangga (ART) sering dianggap sebagai tanda rumah akan selalu berantakan dan kotor. Walau begitu, dengan strategi yang tepat kita tetap bisa membuat hunian terasa nyaman dan rapi dengan usaha sendiri. Memulai dari ruangan mana untuk merapikan rumah sering menjadi pertanyaan. 

Walau mungkin terasa logis untuk merapikan dari ruangan ke ruangan, tetapi para ahli pengaturan rumah tidak sependapat. Mengatur dan merapikan rumah adalah proses holistik alias harus dilakukan secara keseluruhan. Hal itu juga sangat bergantung pada gaya hidup kita. Dengan kata lain, tiap orang tentu berbeda-beda. Untuk menjaga kerapihan rumah walau tanpa ART begini nih caranya: 

Sesuaikan Dengan Lifestyle 

Kita sering menyimpan barang karena alasan sentimentil , misalnya pemanggang roti hadiah pernikahan dari teman kantor. kita harus berhenti memikirkan hal itu jika ingin membuat rumah rapi. Jika sebuah barang tidak lagi berguna bagi kehidupan kita sekarang, sebaiknya sumbangkan pada orang lain. Bila sekarang ini kita memilih mengurangi karbohidrat dan tak lagi sarapan roti, buat apa menyimpan pemanggangnya. "Semua barang harus punya tempat penyimpanan. Jika tidak ada tempat, maka itu akan menjadi timbunan barang dan kita harus evaluasi fungsinya," katanya.

Jangan Terlalu Terikat 

Hindari perasaan ingin menyimpan semua benda yang punya kenangan. Jika tidak dipakai, jangan ragu menyingkirkannya. "Kebanyakan orang merasa sayang membuang barang. Tapi, pikirkan analogi ini: Jika kamu ke pesta makan malam dan tuan rumah menyediakan lobak dan kamu tidak doyan, apakah kamu akan memakannya karena tidak enak pada tuan rumah? Tidak kan. 

Berhenti Membeli Kotak Penyimpanan 

Salah satu kesalahan terbesar banyak orang adalah membeli buku dan tempat-tempat penyimpanan yang akhirnya tak terpakai. "Hindari produk-produk yang punya banyak gimik atau punya kegunaan spesifik. Terkadang produk seperti itu justru memperumit keadaan,". 

Percaya Naluri 

Membersihkan rumah atau apartemen berarti merelakan membuang barang-barang tidak terpakai. Agar sukses mensortir barang, kita perlu mempercayai naluri. "Tidak perlu banyak berpikir saat menyingkirkan barang yang tidak terpakai. Setelah kita membuang barang yang paling mudah, rasanya juga akan lebih gampang membongkar barang yang terasa sulit disingkirkan,". 

Jadikan Kebiasaan 

Selain rutin mensortir barang tidak terpakai, jangan lupa untuk melakukan pengaturan secara berkala. "Bisa harian, mingguan, atau bahkan setahun sekali, untuk membuat sistem pengaturan di rumah berjalan,".

Comments

  1. Catet! Aku nih orang yg agak pemalas beres2. Ini menghindari buat beli barang2 yg blm tentu kepakai

    ReplyDelete
  2. nah ini nih PR banget buat aku, soalnya aku orangnya sentimentil. Ditambah lagi suami sukanya nongkrong di pasar loak, cari barang antik katanya. Pulang pulang bawa botol, vas bunga dan barang2 kuno ga penting lainnya (menurutku) ... hadeeh bikin kesel. Eh kok malah curhat hehehehe

    ReplyDelete
  3. Iya nih. Aku suka banget ngumpulin barang. Berasa perlu banget tapi ujungnya gatau mau ditaroh mana. Harus jaga nafsu nih.

    ReplyDelete
  4. Percaya naluri itu aku banget, karena nyatanya banyak barang yg setelah aku kasihin ke org, gak pernah aku cariin lagi, berarti emang ga butuh, jd ngapain disimpan. Tapi... Aku suka banget beli printilan penyimpanan barang ga berguna. Wkwkwk.. Jd itu gudang gak kosong2.. Huft

    ReplyDelete
  5. Thanks Mbak infonya. Tapi kalau ada anak kecil tampaknya punya art pun bakal sering enggak rapi, hehe

    ReplyDelete
  6. Oooh mengatur rumah itu harus dijadiin kebiasaan ya
    Kupikir malah harus jarang diatur. Hahaha


    Btw makasih tipsnya
    Nambah ilmu nih buat calon rumah nanti

    ReplyDelete
  7. Aku nih suka sayang gitu mbuang barang-barang kenangan atau hadiah spesial. Jadi kadang numpuk atau malah lupa punya barang A, B,... Hemm.. kapan ya bisa berubah? Hiks.

    ReplyDelete
  8. Nah itu sama seperti pas nonton your house helper.. perasaan terikat dgn barang yg dibeli it lah yg bikin Kita jd sukar merelakan dan memilah barang barang

    ReplyDelete
  9. Eh justru baiknya gak banyak beli kotak penyimpanan ya. Abis kadang sumpek liat barang, jd masukin aja ke kotak penyimpana biar gak keliatan haha. Baik2. Thx tipsnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

AGENDA WAWANCARA KPR SUBSIDI APRIL 2018

Pada bulan ini, April 2018, Bank BTN selaku Bank pelaksana KPR Subsidi di regional Bengkulu memberikan beberapa rule atau aturan baru yang diberikan kepada setiap developer, marketting team atau calon debitur agar proses pengajuan KPR menjadi lebih tertata, rapi dan tepat.

Wawancara merupakan awal dari pertmeuan calon debitur/konsumen dengan pihak Bank BTN, nah, berikut ayo kita cek aturan baru mengenai wawancara di bulan April di Bank BTN. Berkas harus sudah terverifikasi, dibuktikan dengan cap verifikasi.YBS (Pemohon) wajib datang langsung ke Bank BTN, jangan lupa membawa identitas diri, KTP suami/istri, SIM dan lain-lain.Hari wawancaraSenin pukul 14.00 WIB - 15.00 WIBRabu pukul 14.00 WIB - 15.00 WIBJumat pukul 10.00 WIB - 11.00 WIBWawancara dilakukan Face to Face, mengingat banyak sekali berkas yang dikembalikan karena nasabah tidak memberikan info yang sebenarnya.Lembar denah lokasi usaha/kerja wajib dicantumkan. Cantumkan Alamatnya dengan lengkap : jalan, nomor, RT, RW, kelurahan…

Kriteria Rumah Layak Huni

Kriteria rumah layak huni sebagai acuan dalam pengembangan rumah sejahtera mengikuti persyaratan teknis keandalan bangunan gedung yang meliputi aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.
Aspek Keselamatan Persyaratan keselamatan bangunan rumah, meliputi : Persyaratan kemampuan bangunan untuk mendukung beban muatan, yaitu :
1. Persyaratan kemampuan bangunan untuk mendukung beban muatan merupakan kemampuan struktur bangunan rumah yang stabil dan kukuh dalam mendukung beban muatan, termasuk pertimbangan terhadap beban gempa dan angin.
2. Dalam memenuhi persyaratan ini salah satu aspek yang harus dipenuhi adalah kesesuaian struktur bangunan rumah sesuai dengan kerentanan gempa berdasarkan peta gempa terbaru
3. Kemampuan bangunan dalam mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan bahaya petir.
4. Persyaratan kemampuan bangunan dalam mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran merupakan kemampuan bangunan untuk melakukan pengamanan terhadap bahaya kebakaran melalui sistem protek…

Lingkungan Perumahan Sejahtera

Konsepsi Perumahan Sejahtera(RSh)Perumahan sejahtera dimaksudkan untuk menyediakantempat tinggal yang berkualitas namun tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Perumahan Sejahtera yang dimaksud dalam peraturan menteri ini terdiri dari lingkungan perumahan sejahtera dan rumah sejahtera.
Lingkungan PerumahanSejahteraPengembangan lingkungan perumahan sejahtera bertujuan agar pengembangan rumah sejahtera dilakukan secara terpadu, terarah, terencana serta berkelanjutan. Perencanaan lingkungan perumahansejahterameliputiperencanaanhunian,prasaranadan sarana lingkungan serta utilitas umum yang diperlukan untuk menciptakan lingkungan perumahan yang serasi, sehat, harmonis dan aman.
Pengaturan ini dimaksudkan untuk membentuk lingkungan perumahan sebagai satu kesatuan fungsional dalam tata ruang fisik, kehidupan ekonomi, dan sosialbudaya.Beberapaketentuanumumyangharusdipenuhidalam merencanakan lingkungan perumahan sejahteraadalah: 1. Lingkungan perumahan sejahtera merupakan bagian …